Puisi360 Pilihan Minggu Ini – Karya Sarifudin Kojeh

SARIFUDIN KOJEH dilahirkan di Durian Sebatang, 8 Desember 1977. Namanya termuat dalam Buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia”. Cerpen “Kempunan”memenangkan Hadiah HESCOM 2009. Cerpen dan puisinya dimuat di Pontianak Post, Utusan Borneo, dan lain-lain. Selain itu, karya sastranya dimuat dalam antologi bersama, yaitu: Matahari di Nusantara (Kumcer Peserta Mastera, 2010), Alumni Munsi Menulis (Antologi Puisi, Cerpen, dan Esai, 2020), dan lain-lain. Beliau tergabung dalam Grup WA “Sahabat Puisi Indonesia” dan sebagai Admin di Grup Facebook “Aksara Literasi (AKSI)”.
Penulis merupakan alumni Mastera; Cerpen (2008) dan MUNSI II (2017) serta MUNSI III (2020). Di samping itu, penulis juga penerima Anugerah Insan Seni dan Budaya Kayong Utara Tahun 2019 Penggiat Seni Sastra dari Bupati Kayong Utara pada tanggal 20 Februari 2019.

TIADA TUMBUH SUBUR

Tumbuhan diri pun layu terkulai
Tiada tumbuh subur di taman
Bangunan beton berderet rapat
Tiada menyisakan ruang dan sela
Untuk mereka tumbuh dan menyegar
Karena tanahnya keras mengejal

Bumi Lelabi Putih, 5 Januari 2021

Mewujudkan

Mendobrak tirai pembatas
Hingga sosokmu mewujud nyata
Dalam kesan, dalam kenangan
Walaupun nanti kami dikubur tanah
Oleh kecintaan menerima apa adanya
Sesuai kehendak digariskan Mahakuasa

Bumi Lelabi Putih, 8 Januari 2021

Menerima Ketentuan

Cakrawala muram dalam tatapan
Hari pun meneteskan air mata
Laut pun mengantar pasang luahan keringat
Membuat rumput belimbur di musim ini
Kiaskan muka ceria atau kerutan kening mendalam
Pada tempat peristirahatan menerima tiba
Jikalau kehendak-Mu telah berlaku

Bumi Lelabi Putih, 18 Januari 2021

Kembali Menikmat
Mengendus angin di embusan
Lir semilir kipas alam
Sejuk ranum terbuai rindu
Dikaulah, sang penyegar bertakhta di sana
Hamparkan aromanya sampai ke sini
Hingga gerakkan kami kembali
Nikmatimu semurni diri

Hotel Transera Pontianak, 4 Februari 2021

Metamorfosis Waktu

Kami mematung sunyi
Dimetamorfosiskan waktu kini
Sedemikian rupa demi penuhi janji
Sebaik diri tiada henti ikuti perintah Ilahi
Hingga menggapai hakikat hidup sejati
Bersamanya nanti di surga nan abadi

Duduk santai di salah satu Motor Klotok, 7 Februari 2021

scroll to top